Tes Potensi Skolastik SBMPTN 2019 : Penjelasan, Kisi Kisi dan Contoh Soal



Tes Potensi Skolastik SBMPTN 2019 : Penjelasan, Kisi Kisi dan Contoh Soal

Salah satu perubahan yang dilakukan kemeristekdikti pada SBMPTN 2019 adalah mengubah Tes Potensi Akademik menjadi Tes Potensi Skolastik. Nah mungkin dari kalian banyak yang bertanya apakah, sama antara TPA dan TPS? Secara definisi Bahasa, Skolastik berarti sistem logika atau filsafat. Jadi secara Bahasa TPS adalah alat tes yang digunakan untuk mengukur potensi daya nalar siswa baik secara logis maupun analitis.

Salah satu tujuan TPS adalah untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan. Tes ini juga dapat mencerminkan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang. Tes yang berasal dari adopsi tes SAT (Scholastic Aptitude Tes) ini sudah menjadi standar ujian masuk Perguruan Tinggi di Amerika dan dunia. TPS memberikan informasi potensi belajar siswa sehingga dapat melengkapi hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam SBMPTN.

Salah satu keunggulan TPS adalah prosedur pengembangan butir soal yang sudah terstandar dengan melibatkan tenaga ahli dari beberapa perguruan tinggi, sehingga soal yang dikembangkan merupakan soal yang valid. Soal yang telah diuji kemudian dikelola dalam bentuk bank soal yang terkalibrasi sehingga hasil tes dari beberapa subtes yang berbeda, tahun yang berbeda, dan rakitan atau paket yang berbeda, akan dapat diperbandingkan.

Adapun kisi kisi soal Tes Potensi Skolastik adalah sebagai berikut :

    Verbal : mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan logika verbal untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan     dengan masalah kata/Bahasa. Subtes verbal terdiri dari : Sinonim, Antonim, Analogi dan Wacana. 

    Kuantitatif : mengukur kemampuan matematis sederhana, memahami konsep matematika dan menggunakan logika angka     untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan angka. Subtes Kuantitatif terdiri dari: Deretan Angka, Aritmatika dan     Aljabar, dan Geometri. 

    Penalaran: Mengukur kemampuan untuk memilih dan mengorganisasi informasi yang relevan untuk menyelesaikan masalah.     Subtes Penalaran terdiri dari: Logis, diagram dan Analitis.

Hasil Tes Potensi Skolastik akan menunjukkan informasi mengenai potensi belajar siswa. Akurasi prediksi prestasi siswa pada saat kuliah dapat dilihat berdasarkan hasil TPS.  Siswa dengan nilai TPS tinggi, maka siswa tersebut kemungkinan akan mempunyai prestasi belajar yang bagus.

Berikut ini adalah contoh beberapa soal TPS, yuk coba jawab ya :

        1.      Usaha mencari legitimasi adalah usaha mencari ….
a. Dukungan rakyat
b. Alat pembenar.
c. Dukungan pengacara.
d. Taklukan hukum.
e. Dukungan resmi.

        2.      TIMUR : SELATAN : TENGGARA :…….
a. barat : uatara : barat daya
b. selatan : barat : barat daya
c. pasti : tidak mungkin : mungkin
d. jelas : pasti : tidak mungkin
e. timur : barat : utara

        3.      TELUR : AVOID : ……….: DUNIA
a. Spheroid
b. Android
c. Mongoloid
d. jantan
e. betina

        4.      RAMBANG :
a. Rombeng
b. Perlambang
c. Acak
d. Acak-acakan
e. Tanpa dipilih

        5.      PERBENA :
a. tanaman hias
b. Menjalar
c. rapat
d. Menyerupai hamparan
e. Ikan hias

        6.      Seorang memiliki rumah yang harganya Rp. 9.000.000,00. Dalam penilaian pajak rumah itu dinilai dua pertiga (2/3) dari harga tersebut diatas pajaknya 12,50 tiap Rp. 1000,00. Berapakah pajak yang harus dia bayar?
a. Rp 750.000,00
b. Rp 95.000,00
c. Rp 75.000,00
d. Rp 112.500,00
e. Rp 1.125.000,00

        7.      Seorang ingin memasang iklan sebanyak 3 baris untuk menjual barangnya. Untuk hari pertama ia harus membayar Rp 250,00 tiap baris. Untuk 5 hari berikutnya ia harus membayar Rp 150,00 tiap baris dan unutk hari-hari berikutnya ia membayar Rp 100,00 tiap baris. Ia membayar Rp 6.000,00 berapa hari iklan itu terpasang?
a. 20 hari
b. 30 hari
c. 16 hari
d. 40 hari
e. 15 hari

        8.      Dua buah baja yang berpenampang lingkaran masing-masing mempunyai jari-jari 1½ cm dan 0,625 cm. Berapa beda diameter antara kedua penampang tersebut?
a. 0,750 cm
b. 1,750 cm
c. 0,875 cm
d. 1,55 cm
e. 0,725 cm

        9.      Bila x – y > 0 dan y > 1, maka =
a. x > 0
b. x < 1
c. x > 1
d. 1 < y < 2
e. –1 < y < 2

        10.  Berapakan nilai dari 1,036/0,04
a. 108,33
b. 25,90
c. 259
d. 2590
e. 28,33


Jadi guys, kesimpulannya adalah soal Tes Potensi Skolastik hampir sama dengan Tes Potensi akademik, hanya ada perbedaan dalam nama saja. Jadi kalian ga perlu bingung dalam mempersiapkan Tes Potensi Skolastik, kalian tetap perlu untuk belajar materi TPA yang sudah diujikan di SBMPTN tahun tahun sebelumnya.